“Sori ya Li, abis lu bikin aku kerangsang.”
Lia tersenyum tertahan. Merasa jengah kami lihatin, secara refleks tangannya didekapkan ke dadanya, untuk menutupi bagian privacy-nya. Vidio Sex Tapi kegagalannya bukan ketika saat memotret, tapi memang proses kamar gelap yang asal-asalan.“Nggak apa-apa deh, paling enggak fotonya nggak akan beredar…” katanya datar. Lampu sorot dan pemandangan tubuh Lia membuatku dan Ivan berkeringat. Sesaat kemudian Lia menaruh tangannya ke belakang untuk melepaskan kaitan BH-nya. Sesaat kemudian Lia menaruh tangannya ke belakang untuk melepaskan kaitan BH-nya. Sambil mendekap bahu cewek itu, Ivan berusaha merayu terus, “Kenapa malu..?”
“Toket gue kecil..” ucapnya lucu. kudekatkan wajahku, lalu doi memberikan bibirnya yang merekah untuk kusosor. Tidak tahu dia kenal dari mana tuh cewek, pokoknya sore ini dia janji mau membawa Lia ke tempat kostku. Vaginanya tercetak jelas di balik CD-nya.







