“Cuma berdua saja”, pancingku membuka pembicaraan. Bokepid “O, silahkan ja pak”. “Iya jablay”.Dia menanggapi obrolanku dengan santai juga, kadang tanganku mengelus pahanya. Sekarang dia yang diatas. “Enak Mas.. “Kan ber 3 dengan bapak”, jawabnya, wah menangkisnya jago juga ni prempuan, pikirku. “Minta dong”. Segera aku menggandengnya ke basement dan meluncurlah mobilku menuju kerumahku. “Tau si, cuma gak nyangka ja akan kaya gini”. Dengan tanpa menemukan kesulitan jariku menyeruak masuk ke dalam memekknya. “Iya, dibalakng ada kolam renangnya, mo renang gak”. Selesai membayar, aku membawa nampanku mencari tempat duduk yang kosong. “O jadi jablay toh, kasian”. “Cuma berdua saja”, pancingku membuka pembicaraan.




















