Seperti yang kuduga, dia masih terus menunduk tersipu-sipu menjawab pertanyaanku, tidak seperti waktu dia ngobrol dengan teman-temannya, menguatkan istingku kalau sebetulnya dia suka padaku.Di tengah-tengah obrolan, aku tanya, “Rikha, kamu kan suka ngerokok, apa tidak dimarahi cowokmu tuh?”.Dia tertawa kecil, lalu menjawab, “Suka-suka aku dong, yon, aku belum punya cowo tuch..”.Ahh.., kebetulan sekali, pikirku, lalu aku menggodanya, “Ah masa..? Mitha masih tetap dengan stylenya, kadang menarikan pinggulnya pelan-pelan, lalu cepat, pelan lagi.“Ahh.., Ahh.., Ahh..”, Mas Mahen memaju-mundurkan badannya pelan-pelan sedangkan Mitha asyik menggoyang-goyangkan pinggulnya dengan tempo yang tidak beraturan. Bokep Dia agak kaget dan menghela napas panjang, seolah tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Sementara tangannya meraba-raba payudara Mitha yang aduhai,“Hmhmhhm.., Hmhmhmh..” Mereka berdua terus mendesah keenakan. Wah, nekat juga ini anak, pikirku.Taksi kami langsung meluncur ke Graha Residen, di sana ada




















