Siapa suruh muntahin? Bokep Jilbab/Hijab Seleramu payah amat, Mas,” maki Mirna, walaupun dalam hati kecilnya dia senang juga dipuji seperti itu. Mirna duduk sendirian di dalam kamar di depan cermin. “Terserah kamu sih. Jadi dia segera maju mendekati Bram dan menarik dasi Bram. Berkali-kali dilihatnya lagi foto-foto yang diambilnya dari HP Bram. Berkali-kali dilihatnya lagi foto-foto yang diambilnya dari HP Bram. Enak?”
“Ah… ah… Mas lihatin aku… enak mas…“
“Mainin terus tuh pentilmu… jepit, cubit. “Yahh??” Mirna merengek kecewa. Pakaian yang dipinjamkan Sitha pun tidak mencerminkan kepribadiannya yang biasa, tapi Mirna diam saja. Pasti kamu mikirin keluarga besar kita. Belum ada anak. Pasti kamu mikirin keluarga besar kita. Tambah sempit saja celananya terasa. Dia sudah tidak merasa jadi diri sendiri sejak pertama kali Sitha selesai mempermak habis penampilannya dan dia melihat sendiri mukanya di cermin.




















