“Huh, Mas mbok tidak boleh godain dia, mbok tolongin nih, angkat dia”
“Lha dia khan telah berdiri, ya tho Ndun? Tapi aku pun menyayangi Indun, bahkan laksana anakku sendiri. Bokep Tobrut Dulu aku pernah mengupayakan suntik dan pil KB.Tapi kini kami lebih tidak jarang pakai kondom, atau lebih seringnya suamiku ‘keluar’ di luar. Malam tersebut kami lupa bila Indun istirahat di gazebo kami. Bahkan kali ini, aku ikut jatuh terduduk di pangkuannya. “Aduuuhhh!” teriakku. Indun terpekik tertahan. Kamu sakit Ndun?” Aku mendekati Indun dan memegang tangannya. Kasian dia, gak usah dimarahin. apa yang terjadi?” Pikirku. “Aduh Mas ini. Sejak masih anak-anak, Indun dekat dengan anak-anak kami, mereka tidak jarang main karambol bersama di gazebo kami.Bahkan kadang-kadang Indun menginap di situ, karena bila malam, gazebo tersebut diberi penutup oleh suamiku, sampai-sampai tidak terasa dingin.




















