Orgasme yang panjang benar benar melumpuhkanya tubuhnya lemas.Dirgo mencabut kontolnya yang terasa ngilu di jepitan vagina ibunya.Keduanya terdiam meresapi sisa sisa nikmat.Lelah.Lelap.,,,,,,,,,,,,,,,,,,, “kamu pacaran sama dini ya”tanya atikah sambil meneruskan ucekan yang tinggal 2 buah sarung milik suaminya. “bapak katrok sih,ibu pantes dan cantik kalo pake baju ini”jawab dirgo sebenarnya dia ingin bilang sexy tapi takut nanti ibunya tersinggung. Bokeb “ya dibujuk pelan pelan buk,aku lho kuatir,kalo burungnya tidak bisa dipake,trus siapa yang akan memberi kita cucu?”
kata kata darsono masih terngiang di telinga,”trus siapa yang akan memberi kita cucu?”dan dirgo adalah anak satu satunya,sudah beberapa kali sejak musibah itu atikah meminta untuk membantu merawat lukanya tapi dirgo dengan tegas menolak,dan rasanya percuma membujuk dirgo karena atikah tau betul sifat anaknya,kukuh,ngotot dan keras kepala. “aarggh..Enaknya tempekku”atikah terhentak hentak oleh gelombang nikmat itu,sesuatu yang hangat,basah,kasar




















