Pasti mahalyah?!” jawabku kagum.“Ngga juga sih. Malamitu dia mengenakan celana dalam yang kecil imutberwarna pink cerah. Bokep Arab Terang aja,ini baru pertama kalinyaaku minum 1 gelas Hennessy sendirian.“Tante,anterin Bernas pulang yah. Tidak jarang tante Ani keluarbersama kami sekeluarga untuk nonton bioskop,window shopping atau ngafe di mall.Aku pernah sempat bertanya tentang kehidupanpribadi tante Ani. Kepalaku masih teriang-iang dan nafaskumasih belum stabil. Tante Ani sering main ke rumah dankadang kala ngobrol atau gossip dengan ibuberjam-jam. Dah hampir jam 11 malam. Denganlembutnya tante Ani berkata,“Bernas,kalopengen tidurin tante,mendingan cepetan deh,sebelon gairah tante habis. Ayo lepas! Tante ngga mau celana dalammu dulu. Mau cabut jam berapa?”“Entaran aja tante. Kini ayah seringmelancong ke luar negeri bersama ibu,dan akusering ditinggal di rumah sendiri denganpembantu. Aku hanya memasang tampakcemburut canda.Tante Ani masuk ke kamarnya lagi untukmembawa kartu UNO,dan kemudian masuk kedapur untuk




















