Sambil terpincang-pincang, Ibu Diva membawakan segelas teh manis hangat untukku, dan duduk di sampingku. Bokep Mama Namun tak disangka, Ibu Diva memegang lengan ku dan menarikku ke dalam pelukannya.“temani aku malam ini, Dik!” Bisiknya lirih di telingakuKurasa habislah pertahanan ku kali ini. Kami saling berpagut dengan sesekali mempermainkan lidah. Selama konser tampak Ibu Diva sangat menikmati suasana tersebut sambil sesekali mengenggam tanganku, sehingga mau tidak mau pun aku menjadi ikut terbawa oleh suasana yang menyenangkan. Saat kusibak kerimbunan itu, gundukan daging itu berwarna kemerahan berdenyut panas.Ibu Diva memekik dan mendesah perlahan saat memeknya kujilati. Rumah dalam keadaan sepi, penghuninya sudah tidur semua kurasa, dan aku pun duduk di sofa sambil sejenak melepaskan lelah. Dia tersenyum padaku.“Makasih, Mbak! Dalam kehidupanku banyak dihiasi oleh banyak perempuan, namun kali ini aku mendapatkan sosok wanita yang beda dari




















