tiba tiba“udah pulang kamu?” tanya ida diiringi dengan senyum“sorry yah tadi gue nggak sempet masak, kita delivery aja yah” sambungnya. Bokepid Ida mulai menganggkat penisku dan mulai mengurutnya dari atas ke pangkal paha selma 10 menit, rasanya seperti berenang di awan, apa lagi saat Nadia menempelkan bibirnya ke ujung kepala penisku dan menghisapnya pelan..,,“udah…udah…”ujarku sambil mencoba menarik penisku keluar dari mulut Nadia,Tak lama setelah itu kerasakan sesuatu keluar dari penisku, tidak dapat lagi kutahan. Tidak ingin terus dalam keadaan yang membuatku seperti orang bodoh itu, kulepaskan tanganku dari dekapannya dan pergi ke ruang kerjaku.Langkah kakiku menuju ruang kerja terasa semakin berat, Nadia sebenarnya hanya ingin memulai sesuatu yang baik, tetapi mungkin aku terlalu serius menanggapinya.




















