Pakde Marto menyuruh Surti membenahi ceret air dan rantang makanannya kemudian mereka bergegas pulang sebelum hujan turun. Kalau dia belok sedikit ke kanan dia akan menjumpai dangau untuk berteduh. Bokepid Pakde Marto ini adalah kakak bapaknya yang tidak mempunyai anak sendiri.Dan sesudah menikah pasangan itu tetap mengikuti Pakde-nya yang sangat sayang pada keponakannya. Hujan ini luar biasa lebatnya. Kalau dia belok sedikit ke kanan dia akan menjumpai dangau untuk berteduh. Ujung kontol Pakde Marto sudah tepat berada di lubang vagina istri keponakannya.Mereka telah siap melakukan manuver akhir sambil menunggu hujan reda. Tetapi saat tersentuh untuk yang kedua kalinya dia mulai mengingat sentuhan yang sama yang sering dilakukan oleh suaminya Iding. Wajahnya merangsek buah dadanya. Surti merasakan kehangatan tubuh Pakde-nya. Kontolnya berayun-ayun mencari sasarannya. Sementara pelukan mereka juga bertambah erat karena Pakde Marto khawatir




















