“Ya setidaknya orang kan banyak nanya berapa ukuran BH Mbak Lidya“ ujarku sambil cengengesan.Bukan marah yang kudapat, namun aku justru dilempari bungkus rokokku. “Gedhe banget kontolmu Han …. Bokep “ aku tertawa
“Sekarang keluar manimu .. “Aku mau tapi aku hanya bisa memberi lampu hijau kau jadi pacarku ..”
“Kok gitu sih “
“Sementara urusan kita seks dan pekerjaan, kau boleh panggil aku kapan saja menyetubuhimu, dan kau sebagai lonteku kalo aku butuh kudu siap”
“Adil .. “Ya janganlah … mosok kayak gitu diobral “ Ujar Lidya dengan tersenyum sambil membusungkan dadanya seolah ada yang gatal di punggungnya. “ Lidya terkejut
“Khan cuma sedikit Mbak Lidya.. “Sayang, remas susuku, remas buah dadaku .. “Aaaaaaaku …. “Iya sama sama .. aku juga .. “Aneh saja kau Mbak “
“Biar ..




















