Sebagai seorang lelaki, mendengar penawaran Laura, aku malah berpikir yang tidak-tidak, dan membayangkan apa yang ada dibalik CD nya itu.Namun semuanya berusaha aku redam, karena walau bagaimanapun, di PT. Bokep Tobrut Aku langsung mengambil bukunya dengan cara berjongkok. Aku hanya tertawa sebentar mendengarnya, karena bola mataku tetap memandang lekuk-lekuk tubuh Laura yang telanjang tanpa sehelai benangpun menutupinya. Kuperhatikan lagi “lembah” yang dihiasi oleh bulu-bulu halus itu, ternyata, warnanya agak memerah, mungkin karena tergesek oleh lidah dan jari-jariku.“Makasih ya Laura..”, kataku sambil menciumi memeknya. Ketika aku menyalakan rokok, terdengar suara room boy mengetuk pintu dan mengantarkan pesananku. Walau singkat, tapi tetap membuatku bertanya-tanya, sebenarnya apa yang akan dibicarakan? Diantara siswi tersebut, salah satu, telah membuat aku seperti kembali merasakan cinta (yang dulu pernah hilang bersama Frisca).




















