Aku hanya menoleh sebentar dan tersenyum.Ku angkat tubuh Gisell yang lemas tak berdaya itu ke kamar ku lagi. Bokep STW Daripada sendirian, kalau ada orang jahat, bisa repot…” Tawarku.“Gak usah repot-repot, mas. Padahal dalam hati ingin sekali aku numpang tidur di rumahnya. Batrenya abis.” Jawabnya memelas. Ia pun memberikan isyarat dengan lambaian tangan agar aku mendekat.“Kenapa Sell?” Tanyaku yang masih berdiri di hadapannya.“Aku mau kasih sesuatu…” Dengan cepat Gisell menarik turun celanaku. Mau aku temenin dulu?” Tanyaku setengah mengantuk. Ada yang bisa saya bantu?” Tanyaku ramah sambil mengerenyitkan dahi, cahaya yang redup dan hujan yang cukup deras, membuatku kesulitan melihat si pemilik mobil yang sedikit tertutup payung.“Ini, Mas.




















