Memeluk pinggangku sambil berkata perlahan, “Kita harus berterimakasih pada pemilik tanah itu, ya Pak. Bokep Mom Tapi barusan dilepas di dalam…nggak apa-apa ?” “Nggak apa-apa,” sahutnya dengan senyum manis, mata bundar beningnya pun bergoyang-goyang manja, “Saya kan ikut KB sejak kelahiran anak kedua…” “Asyik dong, jadi aman….” “Saya pasti ketagihan Pak….soalnya punya Bapak panjang gede gitu…..” Kata-kata Bu Reni itu membuat napsuku bangkit lagi. Liang yang terasa berkedut-kedut.Lalu kami sama-sama terkapar, dengan keringat bercucuran. Yang jelas batang kemaluanku sedang enak-enaknya mengenjot memek teman bisnisku ini. Salah satu smsnya berbunyi: “Puas banget…punya saya sampe terasa seperti jebol….punya bapak kegedean sih…kapan kita ketemuan lagi?” Kujawab singkat, “Kapan pun aku siap..” Satu kisah indah telah tercatat di dalam kehidupanku.




















