“Tapi… Mengapa???…” tanyaku. Kami baru saja sampai di depan rumahnya, karena sudah tengah malam, tidak terlihat satu orang di gang, sehingga memudahkan kami masuk ke dalam rumah Rianti. Bokep Korea Pintu pelan-pelan ku buka, dengan belati yang ada di tanganku, aku tidak segan-segan berbuat kasar lagi. “Yang lain???” tanyaku lagi.“Ma.. Tak terasa menikmati susunya, Mamat pun sudah selesai menguras harta yang ada di kamar ini, semua barang berharga yang mudah dibawa sudah dimasukkan ke dalam tas. Tapi kondisi rumah sepertinya terlihat sepi, akhirnya aku beranikan untuk coba mengetuk pintu. Tapi setidaknya kami lebih aman, ayah Rianti sedang berdinas keluar kota, jadi di rumah ini hanya tinggal perempuan saja.Ada tiga kamar di sini, kami yang menggunakan penutup wajah yang seperti biasanya dipakai oleh perampok lainnya mencoba memasuki kamar pertama yang lebih besar dibanding kamar lainnya.




















