Aku terdiam, duduk di sofa, di depan mereka. Film Porno Aku berusaha meronta, namun tangan-tangan mereka terlalu kuat. Dalam keadaan siang bolong aku lebih jelas melihat aksi mereka. Aku hanya seorang wiraswasta. Jam sudah menunjukkan pikul 07.00 tapi mereka bertiga belum juga bangun. Dalam kebingunganku, aku tertidur dalam pelukan suamiku.Jam enam pagi aku bangun. Mbak Sally mencoba untuk mencairkan suasana. Pertama satu jari, kemuadian dua, lalu tiga. Aku kesal, marah dan ingin berteriak histeris. Gimana menurutmu mas? Maaf loh, hanya ini yang bisa kusiapkan. Aku sekali lagi berusaha untuk tampil biasa-biasa saja. Sementara mereka masih tetap telanjang, tidak berusaha untuk menutupi aurat mereka.

















